Rabu, 26 November 2008

Gerakan Buang Sampah Pada Tempatnya

Kok tidak ada pencetus Gerakan Buang Sampah pada Tempatnya yaa???? Bisa dimulai dari Gubernur DKI Jakarta. Yah itulah pemimpin Jakarta memang tidak serius ngurus sampah yang terus menggunung di kota ini. Udah tau sudah musim hujan, jika Pemda DKI peduli seharusnya ini bisa menjadi program terobosan untuk menggugah kesadaran masyarakat. Sepertinya pemimpin dari generasi lama sudah saat diganti dengan generasi baru..kapan ya?

Kamis, 20 November 2008

I wish I am a President...

Cara gampang untuk memotivasi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan adalah dengan mengirim sms seperti ini, "Bumi semakin sekarat, Global Warming sudah terjadi..buang sampah jangan sembarangan! Lihat apa yang terjadi dengan anak cucu kita nanti". Nah simpel kan dan menunjukan niat dan tindakan nyata dari seorang pemimpin bangsa untuk bangsa dan rakyatnya. Presiden SBY sudah bisa memberikan sms mengenai bahaya narkoba tapi kenapa untuk peduli dengan lingkungan saja tidak bisa???.

Rabu, 12 November 2008

Kampanye Anti Buang Sampah Sembarangan

Masyarakat kita seperti memang harus 'dijewer' untuk tidak mempunyai kebiasaan membuang sampah sembarangan. Sudah banyak peraturan dan himbauan bahkan undang undang yang melarang orang untuk membuang sampah sembarangan, tapi tetap saja orang seenaknya membuang sampah sembarangan. Ada 2 hal yang membuat ini terjadi: Pertama, mental orang Indonesia yang memang sudah susah untuk tidak membuang sampah sembarangan alias sudah 'mendarah daging' dan Kedua, tidak adanya sanksi yang tegas dari aparat terhadap pembuang sampah sembarangan itu, akibatnya peraturan ya hanya peraturan tanpa tindakan tegas dan ujung ujungnya hanya menjadi macan ompong!. Tetapi hewan saja bisa diajari kok malah manusia itu susah??? Nah kalau seandainya saya jadi Presiden Republik Indonesia, saya akan menugaskan Menteri Lingkungan Hidup beserta jajaran staf terkait untuk melakukan hal sebagai berikut:


1. Menggalakkan Kampanye Anti Buang Sampah Sembarangan serentak di berbagai media: TV
Commercial, Print Ad, Flyer, Media Transportasi seperti Bis Umum, Kapal Laut dan Pesawat
Terbang. Kampanye ini tidak hanya memberikan pesan untuk tidak membuang sampah sem-
barangan namun juga dikaitkan dengan pesan Global Warming beserta dampaknya apabila
manusia manusia bebal ini tidak memelihara lingkungan dan merawat bumi seperti seharusnya!!
Contohnya: saya pernah naik kapal feri dari Merak ke Bakauheni, dimana sewaktu berangkat
kapten kapal memperingatkan kepada para penumpang untuk tidak membuang sampah kelaut.
Hanya sekali saja himbauan si kapten tersebut. Sewaktu berlayar, tetap saja penumpang feri itu
ada yang membuang sesuatu kelaut seperti bungkus makanan, minuman dan sebagainya.
Gemas rasanya melihat hal itu dan sungguh saya merasa malu kepada manusia manusia itu
yang notabene adalah warga kita juga...sungguh memalukan. Mungkin manusia manusia itu
memang hanya memikirkan perut mereka sendiri tanpa peduli akan masa depan bumi kita dan
tidak memikirkan anak cucu mereka yang nantinya mereka lahirkan. Sungguh sedih dan
gemassssss!!!!!!!
Nah pada kasus ini seharusnya operator kapal feri dapat diwajibkan oleh pemerintah (yang
peduli tentunya..entah pemerintah periode kapan??) untuk memasang slogan ataupun poster
mengenai bumi yang semakin sakit parah akibat ulah manusia yang terus mengotorinya. Poster
atau slogan tersebut dapat ditempel di berbagai sudut kapal, pesawat, bus agar dapat terlihat
jelas dan menimbulkan efek malu kepada pembuang sampah tersebut. Ini harus dilakukan
kontinyu dan tidak pernah bosan agar dengung kampanye ini dapat terus terdengar dan akhir
nya dapat merubah pola kebiasaan masyarakat indonesia yang susah diatur ini!

2. Tempatkan personel Petugas Lingkungan Hidup atau Polisi Lingkungan Hidup yang dikelola
swasta untuk menindak pelaku pembuang sampah sembarangan dan mereka tidak boleh mem-
pan disuap! Untuk mencari calon Polisi Lingkungan Hidup ini bukan dari mereka yang hanya
ingin coba2 menjadi Polisi ini demi gaji tapi harus melalui seleksi dan mereka yang mempunyai
kepedulian lingkungan hiduplah yang berhak lolos menjadi Polisi Lingkukan Hidup ini. Saya
sendiri tidak segan2 menegur orang yang kebetulan terlihat membuang sampah sembarangan
di depan saya. Tindakan inilah yang minimal dipunyai calon Polisi Lingkungan Hidup tersebut.

Nah saya rasa jika memang pemerintah kita peduli dengan lingkungan hidup ini (tidak cuman mikirin kekuasaan doang saja)..if there is a will..there is a way...tidak susah bukan??? Bangsa Indonesia harus malu jika kebiasaan ini tidak bisa dirubah...dan yang jelas tidak mengeluarkan biasa sepeserpun!!!!